Oct 31, 2010

Ponsel gangguan sinyal (No Signal) Bagian Tx


Gangguan sinyal adalah termasuk fatal karena tanpa sinyal ponsel tidak akan bsa digunakan untuk panggilan walaupun memiliki pulsa, gangguan ini termasuk pada gangguan frekuensi radio (RF), dalam masalah ini bisa terjadi pada 2 (dua) bagian yaitu pada bagian pemancar (Tx) dan pada penerima (Rx). Pada bagian pertama ini akan dibahas penelusuran gangguan dari bagian pemancar (Tx).
Sebelumnya, pastikan bahwa kerusakan bukan bersifat mekanik dan pastikan tidak ada patrian komponen dalam keadaan baik dan tidak ada yang longgar.
Berikut adalah langkah-langkah pengecekan pada gangguan sinyal,
  1. Lakukan pencarian jaringan secara manual, caranya masuk ke menu > pengaturan > pilihan jaringan > manual. Mungkin ada perbedaan pada berbagai tipe ponsel namun umumnya adalah seperti itu. Artinya, ponsel akan mencari jaringan dalam bentuk manual, dan apabila dari hasil pencarian didapat urutan jaringan tersedia (missal: Telkomsel, Indosat, Excelcom, dsb) namun ponsel tetap tidak mendapat indicator sinyal, ini dapat dipastikan bahwa kerusakan terjadi pada unit pemancar (Tx).
  2. Lakukan pengecekan pada komponen-komponen yang berhubungan dengan unit pemancar (Tx) yaitu processor RF, Control Audio, IC Power Amplifier (PA), switch antena, dan antenna.
  3. Lakukan pengecekan manual tanpa baterai dengan menggunakan power supply tester analog. Perhatikan jarum penunjuk Ampere meter! Dalam keadaan normal, jarum akan bergerak naik-turun menandakan generator clock penghasil sinyal bekerja dengan baik, dan juga mengartikan bahwa unit pemancar yang meliputi control audio, RF processor, dan control oscillator (CO) dalam keadaan normal.
  4. Lakukan pengukuran tegangan Vcc pada kaki (pin) Vxo menggunakan volt (multitester), pada keadaan normal akan terukur tegangan sebesar 2,8 V.
  5. Pengukuran pada output Kristal 26 MHz menggunakan frekuensi counter. Lihat hasilnya harus tepat.
  6. Lakukan pengukuran pada input IC Power Amplifier (PA) pada kaki APC (Automatic Control Power) dengan multitester pada posisi skala 2,5 Volt. Jarum tester akan bergerak naik turun jika normal.
  7. Pengukuran tegangan pada control antenna 1 dan 2 pada switch antenna dengan skala 0,5 Volt. Indikasi jarum akan naik-turun.
  8. Apabila dari hasil pengukuran IC PA dan Switch antenna tersebut menunjukan sebuah tegangan, maka dipastikan bahwa kedua komponen tersebut mengalami gangguan. Vonis bisa dijatuhkan ke IC PA karena komponen ini sering dibebani dengan arus yang cukup besar dalam proses pemancaran gelombang elektromagnetik.
  9. Selanjutnya, proses perbaikan awal untuk IC PA tersebut adalah dengan solder ulang IC tersebut dan komponen yang ada disekitar IC Power Amplifier (PA) tersebut. Ini dikarenakan bisa terjadi patrian yang sudah rusak dan tidak terhubung.
  10. Setelah melakukan langkah 9 diatas, lakukan re-test. Apabila sinyal tetap tidak muncul, maka IC PA harus diganti. Lakukanlah penggantian secara teliti dan rapi.
  11. Setelah melakukan proses baik itu solder ulang atu penggantian pada IC PA, biasanya sinyal akan penuh namun terkadang tidak mendapat sinyal (biasanya terjadi pada ponsel Nokia versi lama). Dan jika hal ini terjadi, dapat diatasi dengan memasang antiradiasi, jika terdapat kerlip maka kemungkinan komponen  switch antenna mengalami gangguan, solusinya adalah dengan men-jumper kaki Rx dan Tx dan menyatukannya pada pin antenna. Kemudian nyalakan kembali ponsel, seharusnya sinyal kembali normal.
Perlu diperhatikan pada proses penggantian IC agar dilakukan secara rapi, tidak terlalu panas dan letak kakinya harus tepat. Setelah ini akan dilanjutkan pada penyelesaian gangguan sinyal dari bagian penerima (Rx).

1 komentar so far


EmoticonEmoticon