Mar 20, 2011

Bagaimana Kita Mensyukuri Pagi?


early-morning

Dia menyingsingkan pagi dan menjadikan malam untuk beristirahat, dan (menjadikan) matahari dan bulan untuk perhitungan. Itulah ketentuan Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui. (Q.S. Al-An’aam : 96)

Dari ayat diatas, dapat kita petik sebuah makna bahwa merupakan ketentuan Allah lah akan segala yang terjadi di bumi, dengan menjadikan bulan dan matahari sebagai perhitungan, Allah menjadikan waktu malam untuk beristirahat (tidur) dan menjadikan pagi untuk memulai kehidupan.  (Wallaahu alam bissawaab)

Selanjutnya mari kita simak ayat berikut ini:

Dan jangan sekali-kali kamu mengatakan terhadap sesuatu: "Sesungguhnya aku akan mengerjakan itu besok pagi” (Q.S. Al-Kahfi : 23)

Mengapa demikian? betapa maut adalah sunatullah, adalah rahasia Allah yang tidak seorang pun mengetahuimya. Lalu ketika kita membukakan mata dari tidur malam tadi, hendaklah kita mengingat Allah dengan mengucap “Alhamdu lillaahilladzi ahyaana ba’da maa amaa tanaa wa ilaihinnusuur” "Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami sesudah mati (membangunkan kami dari tidur) dan hanya kepada-Nya kami menyembah"

Marilah kita memohon ampun, lalu bersyukur kepada Allah karena pagi ini masih diberi waktu untuk berjalan dimuka bumi, dengan mengucap tasbih sebanyak-banyaknya sebagai tanda syukur atas nikmat yang diberikanNya untuk kita.

Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi. (Q.S. Al-Mu’min : 55)

Sekedar berbgi dan saling mengingatkan sesama muslim, melalui tulisan singkat ini, semoga kita selalu ada dalam ampunan, nikmat, dan lindunganNya hingga pagi esok. Selamat pagi, wassalam.


EmoticonEmoticon