Nov 27, 2010

Jadikan Rasa Takut itu Bermanfaat

Tags


Pernahkah anda merasa takut? bukan hanya manusia, saya rasa jawabnya pasti. Sebut saja contohnya ketika  kita takut akan jatuh sakit, takut tidak punya uang atau harta, takut tidak lulus, takut kepada preman, takut kepada orang tua, takut dimarahi, atau takut akan kematian, dan banyak lagi ketakutan lainnya.

Rasa takut selalu ada dalam kehidupan kita sehari-hari, contoh lain ketika murid takut pada gurunya, ketika seoang mahasiswa takut tidak lulus, atau seorang sopir angkutan yang takut tidak mendapat penumpang, bahkan seorang tua yang takut anaknya tidak mendapat makan. Adalah wajar karena itu merupakan fitrah sebagai manusia mempunyai hati nurani. Rasa takut seperti ini memang diperlukan untuk melestarikan kelangsungan hidup.

Rasa takut dalam batas wajar, adalah normal. Namun ketika rasa takut itu berubah menjadi berlebihan atau abnormal, maka itu adalah tidak baik. Dan rasa takut seperti  inilah yang harus kita benahi menjadi rasa takut yang bermanfaat sehingga menjadikan energy untuk menjalani kehidupan.

Ada rasa takut yang berlebihan, ada pula yang biasa saja, Pertanyaannya, apakah boleh kita memiliki rasa takut itu? jawabnya adalah tentu saja boleh karena sebagai manusia yang berhati nurani akan mempunyai rasa takut. Namun masalahnya, bagaimana kita me-manage rasa takut itu sendiri, kapan kita harus takut, kepada apa dan siapa kita harus takut, alasan dan effek dari rasa takut itu sendiri.

Hai Bani Israel, ingatlah akan nikmat-Ku yang telah Aku anugerahkan kepadamu, dan penuhilah janjimu kepada-Ku niscaya Aku penuhi janji-Ku kepadamu; dan hanya kepada-Ku-lah kamu harus takut (tunduk). (Q.S. Al-Baqarah 2:40)
 
Ayat diatas menjelaskan agar kita senantiasa bersyukur dan melaksanakan segala perintah Allah, serta tiada lain kita harus takut melainkan kepada Allah Swt.

Rasa takut adalah ujian dalam kehiduan, yang diberikan oleh Allah kepada kita. Untuk itu kita wajib untuk memanagenya. Mari kita simak ayat berikut:

“dan sunguh akan Kami berikan cobaan kepadamu dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah berita kepada orang-orang yang sabar.”  (Q.S. Al-Baqarah 2:155)

Dari ayat ini dapat kita pelajari bahwa Allah akan memberikan sedikit ketakutan kepada kita, dengan demikian diharapkan setelah itu kita akan selalu mendekatkan diri kepada Allah, niscaya rasa takut itu adalah menjadi rasa takut yang bermanfaat.

4 komentar

benar sekali sob... Ketakutan yg hakiki itu hanyalah kepada Allah Ta'ala semata dan memang kepada-Nya kita diharuskan takut dan berserah diri.

Namun apa kenyataannya, justru kita kebanyakan takutnya pada sesama, bahkan pd hal2 yg sebenarnya sama sekali tak perlu ditakutkan contohnya seperti yg sobat utarakan diatas :))

Keep post bro.. Saya suka baca2 di sini

salam sobat
Ada manfaatnya juga punya sifat rasa takut yahh dan itu uga salah satu anugrah dari Allah SWT

Sobat:
@Agus: mkasih sob, semoga kita lebih bisa memiliki rasa takut yang sesungguhnya itu yaitu kepada Allah Swt.
@Ipin's: Salam kembali sobat, betul bgt, anugerah yg msti kita syukuri, krna dgn mmiliki rasa takut kepada Allah Swt. kita akan terhindar dari perbuatan maksiat. Insya Allah.
Makasih dah mampir sobat..

memang benar... rasa takut itu harusnya bukan ancaman semata,,,
tapi ada untuk manfaat ^^....
makasih yah wejangannya ^^


EmoticonEmoticon