Jun 3, 2010

Menggapai Cinta Ilahi

Tags


Untuk mencapai tatanan kehidupan yang baik didalam masayarakat, haruslah didasarkan atas cinta. Cinta akan memberikan kehangatan dan kepercayaan dalam pergaulan dan mempererat persaudaraaan, namun jika tanpa cinta biasanya bisa berkehendak sendiri, saling curiga dan sulit untuk saling tolong-menolong. Apabila orang bekerja sama dengan cinta, maka mereka akan mencapai tujuan itu betapapun sulitnya.
Cinta dan kehendak merupakan dasar dari segala perbuatan, cinta juga merupakan dasar bagi agama, sebab sesungguhnya agama mencakup perbuatan lahir dan batin. Agama yang bersifat baik  adalah agama yang mengandung cinta merendahkan diri.

Agama merupakan duntullahi wa duntu lillahi wa fulanun yalidullaa dinin. Duntullahi artinya taat dan patuh terhadap Allah, sedangkan danalillaah artinya khusyuk, tunduk, merendahkan diri kepada-Nya.  Agama seseorang yang dilakukan karena Allah akan diterima jika didasarkan kepada kecintaan dan kerihaan-Nya. Ibadah kepada Allah, dalam arti hakikinya berarti gairah cinta dan semangat ktundukan dan khidmat dijalan Allah, kehadiran-Nya abadi dalam pikiran dan ingatannya.

Satu-satunya cinta yang tidak diwarnai agitasi dan takkan tergoyahkan oleh suatu bencana apapun adalah kecintaan seorang hamba terhadap penciptanya. Cinta agung ini hanya dimiliki oleh orang yang memiliki pengetahuan tentang Tuhan. bagaimana mungkin seseorang dapat mencintai Tuhan kalau dia tidak tahu siapa Tuhannya. Memang banyak orang yang mengaku kecintaan ini, akan tetapi sedikit sekali yang benar-benar memiliki cinta Ilahi. Sebab cinta ini sangat erat kaitannya dengan ketaatan dan pengagungan.

Cinta kepada Allah ini perkara yang paling tinggi sekali dan itulah tujuan kita yang terakhir dimana kesempurnaan manusia itu terletak didalamnya. Cinta kepada Allah ini hendaklah menakluki seluruh isi hati manusia, kalupun tidak setidaknya mengalahkan cinta terhadap yang lain. Cinta Ilahi ini bukanlah perkara yang ringan dan untuk mengetahuinya tidaklah mudah, sebab karakteristik cinta kepada Allah itu sendiri adalah berkeaan dengan hati. Orang yang cinta kepada Ilahi, hatinya dipenuhi dengan cinta, khususnya cinta dan watak spiritual, semisal nila-nlai kemanusiaan, atau agama dan keyakinannya. ia akan terbakar dengan cahaya cinta Tuhan, ataupun menerima suatu pencerahan atu inspirasi dari-Nya. 

Syarat penting untuk penerimaan karunia Ilahi dan realisasi kemanusiaan yang autentik adalah  membersihkan kuil hatinya dari setiap noda keterikatan materialistik dan membunuh semua berhala emas dan perak serta menghandurkannya di dalam kabah hati. Semoga kita dapat mencapai cinta-Nya. Amien.

2 komentar


EmoticonEmoticon