May 25, 2010

Diet Ala Rasul

Akoey Jr. | May 25, 2010 - 5/25/2010 | | 2 comments
Salah satu rahasia sehat dan umur panjang adalah Diet.
Dalam islam, diet memiliki makna ynang cukup luas dan spesifik, selain dianjurkan mengonsumsi makanan yang sehat secara teratur, unsure yang paling penting adalah halal, lebih dari itu mancari makanan juga diajarkan dengan cara yang halal.
Banyak sekali cara atau metode diet yang dikenal di masyarakat, dari mulai obat herbal, kimia, ada cara yang exspress, ada juga yang perlahan teratur, atau dengan olahraga.

Lalu bagai mana diet sehat ala Rasul? Pola hidup Rasulullah SAW tidak lepas dari aktivitas beribadah kepada Allah SWT. Selain mengutamakan kebahagiaan lahiriah, ketentraman jiwa adalah syarat utama sehatnya Rasul. Berikut tipsnya::
  1. Selektif terhadap makanan, kecuali makanan yang halal dan tayyib (baik), tidak ada lagi makanan yang masuk ke mulut beliau, tayyib  itu berhubungan dengan duniawi dan halal adalah akhirat. Artinya halal cara mendapakannya dan halal barangnya.
  2. tidak makan sebelum lapar dan berhenti makan sebelum kenyang, hal ini berkaitan dengan kapasitas perut yang dibagi ke dalam 3 bagian, yaitu sepertigs untuk zat padat (makanan), sepertiga untuk minuman (zat cair), dan sepertiga lagi untuk udara (gas). Kemudian dengan etika makan yang baik yang berdampak positif yaitu tenang, tuma’ninah, dan tidak tergesa-gesa, makanan yang dikunyah secara baik aakan mudah dicerna oleh organ pencernaan sehingga berjalan sempurna.
  3. Cepat tidur dan cepat bangun, beliau tidur diawal malam dan bangun di pertengahan malam kedua. Belia bersiwak, berwudhu, lalu sholat sesuai waktu yang diizinkan Allah SWT. Rasulullah tidak pernah tidur melebihi kebutuhan, tapi tidak pula untuk sekedar tidur yang dibutuhkan. Selepas isya beliau tidur kemudian bangun malam, jadi beliau tidak pernah tidur lebih dari 8 jam.
  4. Shaum sunnah diluar ramadhan, beberapa shaum sunnah yang dianjurkan beliau adalah shaum senin dan kamis, (ayyaumul bith (puasa tiga hari tengah bulanhijriyah, tanggal 13, 14, 15), shaum nabi Daud  A.S, shaum enam hari dibulan Syawal, dsb. Bagi stamina dan organ tubuh, shaum adalah menjadi obat penenang sehingga energi tetap terjaga. Dan shaum juga sangat ampuh untuk pembersihan racun (detoksifikasi) yang sifatnya menyeluruh.
  5. khtiar lahir bathin,  beliau senantiasa mengelola emosi, pikiran dan hati sebagai rangkaian ibadah. Beliau sangat maksimal dalam beribadah kepada Allah AWT, khususnya dalam ibadah Sholat.

Demikian cara Rasulullah dalam menjaga kesehatan sehingga kesehatannya selalu terjaga, patutlah kita contoh dalam melaksanakan program diet kita, Insya Allah diridhai Oleh Allah SWT.


Update artikel kami secara gratis via email, untuk berlangganan silakan masukkan e-mail anda:

Artikel Terkait:


2 komentar:

Arkan Aziz Kusuma said...

nice info bro....
btw, blog mas keren buangett.... :D

Akoey said...

waah, makasih nih mas Arkan, gmn cirebon masih panas? Akoey Baru nih yaa smbil bljr aja.. ;)

Post a Comment